Kamis, 22 September 2016

QUANTUM LEARNING



QUANTUM  LEARNING

 

Quantum Learning adalah petunjuk, kiat-kiat, strategi, dan seluruh proses belajar yang dapat memperkuat atau mempertajam pemahaman dan daya ingat, serta membuat belajar merupakan suatu proses yang menyenangkan dan bermanfaat. Di dalamnya terdapat beberapa teknik seperti meningkatkan kemampuan diri yang sudah umum dan popular. Dalam buku ini juga dijelaskan pengembangan teknik-teknik yang ditujukan kepada para siswa untuk membantu mereka menjadi responsive dan bergairah dalam menghadapi tantangan dan perubahan secara nyata (realitas)

Quantum Learning pertama kali digunakan di Supercamp. Di Supercamp ini menggabungkan rasa percaya diri, keterampilan belajar, dan keterampilan berkomunikasi dalam lingkungan yang menyenangkan.
Quantum Learning didefinisikan sebagai “interaksi-interaksi yang mengubah energy menjadi cahaya”. Dikatakan demikian karena kekuatan energy sebagai bagian penting dari tiap interaksi manusia. “Sebagai pelajar, tujuan kita adalah meraih sebanyak mungkin cahaya, interaksi, hubungan, inspirasi agar menghasilkan cahaya”.  Pada kaitan inilah, Quantum Learning menggabungkan Sugestologi, teknik pemercepatan belajar, dan NLP dengan teori dan strategi belajar, seperti: teori otak kanan/kiri, teori otak Triune (3 in 1),pilihan modalitas (visual, auditorial, dan kinestetik), teori kecerdasan ganda, pendidikan holistic, belajar berdasarkan pengalaman, belajar dengan symbol (Metaphoric Learning), simulasi/permainan.

 



Termasuk diantaranya konsep-konsep kunci dari berbagai teori dan strategi belajar yang lain seperti:
1) Teori otak kanan atau kiri.
2) Teori otak 3 in 1.               
3) Pilihan modalitas (visual, auditorial dan kinetik).
4) Teori kecerdasan ganda.
5) Pendidikan holistic (menyeluruh).
6) Belajar berdasarkan pengalaman
7) Belajar dengan simbol (Metaphoric Learning).
8) Belajar atau permainan
Selain itu, dalam buku ini juga dikemukakan teknik meningkatkan kemampuan diri, dengan teknik yang mudah diterapkan,juga dapat menghasilkan efek yang dasyat bagi perkembangan potensi diri tersebut.
Quantum Learning ini tercetus oleh seorang pendidik yang berkebangsaan Bulgaria yaitu Georgi Lozanov. Setelah ia melakukan beberapa percobaan dan eksperimen terlahirlah teori disebut dengan Suggestology (suggestopedia). Pada prinsipnya bahwa sugesti seseorang pada sesuatu/belajar baik positif maupun negatif  akan sangat berpengaruh pada proses sampai hasil situasi belajar. Untuk mendapatkan mendapatkan sugesti yang positif adapun beberapa teknik yang dapat digunakan. Salah satunya dengan membuat para murid merasa nyaman berada di kelasnya. Contohnya dengan musik, poster-poster besar, dll.


                Menurut Bobby DePorter dan Hernacki “Quantum Learning mencakup aspek-aspek penting dalam program Neurolinguistik (NLP) adalah suatu penelitian tentang bagaimana otak mengatur informasi. Program ini meneliti hubungan antara bahasa dan perilaku yang dapat digunakan untuk menciptakan jalinan pengertian siswa dan guru. Para pendidik dengan pengetahuan NLP mengetahui bagamaina menggunakan bahasa yang positif untuk meningkatkan tindakan-tindakan positif – faktor penting untuk merangsang fungsi otak yang paling efektif. Semua ini dapat pula menunjukan dan menciptakan gaya belajar terbaik dari setiap orang”. 

Dalam buku ini kita juga diajak untuk mengenali dan merasakan betapa membaca dan menulis itu amat penting bagi peningkatan kemampuan diri. Dengan cara yang menarik dan santai, penulis mengajak kita untuk memperbaiki cara kita membaca dan menulis.

 


Pada bagian akhir juga kita temukan cara belajar yang menyenangkan dengan cara-cara sebagai berikut:
1. Melihat sekilas : sebelum membaca,lihat materi bacaan secara sekilas pada malam sebelumnya,dan lihat kembali catatan sebelum memulai pelajaran di sekolah atau melakukan presentasi.
2. Inilah saatnya : Manfaatkanlah setiap waktu,jadikan semua subjek menarik,dan bersikap kreatiflah.
3. Tempat belajar : Belajarlah di tempat dan pada waktu yang teratur. Atur posisi yang baik dan gunakan pencahayaan yang tepat.
4. Gunakan Musik : Musik barok membantu anda lebih banyak dengan cara mengendurkan pikiran dan membuat anda selalu siap.
5. Istirahat: Setiap setengah jam, lakukanlah istirahat lima menit.Belajar yang baik adalah sebelum dan sesudah istirahat.
6. .Rencanakan Sebelumnya : Gunakan kalender anda untuk mempersiapkan suatu ujian atau presentasi. Anda akan dapat mengurangi stress dan mempertajam ingatan.
7. Berdiri dan Duduk dengan tegak : Ketika memasuki ruangan, berjalanlah dengan tegak.Anda merasa yakin,dan duduklah dengan tegak agar anda tetap dalam keadaan berminat dan siaga.
8. Kegagalan adalah Umpan Balik : Umpan balik adalah informasi yang diperlukan utnuk mendapatkaan keberhasilan dan memberikan arah.
9. Sikap : Kita dapat memperoleh lebih banyak daripada yang kita harapkan, kalau kita memusatkan pikiran kita untuk itu. 

Menurut De Porter dan Hernacki, dengan belajar menggunakan Quantum Learning akan didapatkan berbagai manfaat:
1) Bersikap positif
2) Meningkatkan motivasi
3) Keterampilan belajar seumur hidup
4) Kepercayaan diri
5) Sukses atau hasil belajar yang meningkat

Tips Berpikir Kreatif Berdasarkan Prinsip-Prinsip Quantum Learning yaitu sebagai berikut:
  1. Ingatlah kesuksesan Anda di masa lalu, baik yang biasa maupun yang menakjubkan. Jika pernah berhasil, Anda akan yakin pasti bisa melakukannya lagi. Ingatkanlah diri Anda pada hal itu pada saat Anda mengalami suatu tantangan tertentu yang membutuhkan energi besar dari diri Anda.
  2. Yakinlah bahwa hal ini bisa menjadi hari terobosan, jalani hari Anda dengan keyakinan bahwa segala sesuatu dapat terjadi untuk mengubah segalanya. Dengan cara itu, jika sesuatu itu benar-benar muncul, maka Anda akan siap menerimanya.
  3. Latihlah kreatifitas Anda dengan permainan mental. Otak Anda seperti bagian tubuh Anda lainnya juga yaitu akan bekerja lebih baik dan lancer bila dijaga dalam kondisi prima. Berikut ini disajikan beberapa saran untuk melakukan permainan mental sebagai berikut: pertama, pikirkanlah petunjuk kembali barang-barang lama yang sudah tidak terpakai; kedua, lihatlah kejadian sehari-hari dan susunan uraian kisah tentang peristiwa-peristiwa yang memunculkannya; ketiga, isilah teka-teki silang dan permainan kata lainnya; keempat, temukan peribahasa-peribahasa yang dapat Anda gunakan untuk menjelaskan sesuatu kepada seseorang; kelima, pikirkanlah berbagai macam cara untuk mengatakan hal yang sama; dan keenam, tontonlah acara TV dan matikan suaranya, dan cobalah memperkirakan dan membayangkan apa yang dikatakan orang dalam acara itu.
  4. Ingatlah bahwa kegagalan membawa pada keberhasilan.
  5. Banyak ilmuwan terkenal di dunia bergelut dalam solusi-solusi gagal yang tak terhitung jumlahnya sebelum menemukan satu yang berhasil. Beranilah untuk mengambil resiko salah agar mencapai keberhasilan.
  6. Raihlah impian dan fantasi Anda. Seringkali mimpi dan fantasi merupakan hasil dari pikiran bawah sadar Anda yang bekerja untuk mendapatkan solusi suatu masalah. Beri nilai untuk hal-hal tersebut, meskipun semua itu tampak tidak berhubungan karena gagasan-gagasan aneh dapat memunculkan solusi inovatif dan revolusioner.
  7. Biarkan kesenangan memasuki Anda. Bermainlah!
  8. Kumpulkan pengetahuan dari tempat lain.
  9. Lihatlah situasi dari semua sisi, hal ini akan memberikan wawasan untuk solusi masalah secara kreatif.
  10. Bebaskan pikiran Anda dari asumsi, karena asumsi hanya akan menyembunyikan solusi dari Anda.
  11. Ubahlah posisi Anda sesering mungkin untuk mengubah pandangan Anda terhadap berbagai hal.

Quantum Learning menciptakan penataan atau pembangunan sikap positif. Sikap positif ini sangat penting bagi proses belajar. Para siswa akan dikondisikan ke dalam lingkungan belajar yang optimal baik secara fisik maupun mental. Dengan pengaturan yang sedemikian rupa, diharapkan para siswa mendapatkan pengalaman belajar yang efektif. Quantum Learning pun menciptakan konsep motivasi, langkah-langkah menumbuhkan minat, dan belajar aktif. Gambaran konsep belajar aktif, seperti belajar dengan memanfaatkan segala yang ada baik situasi maupun benda yang menguntungkan untuk anda, mengupayakan agar segalanya terlaksana, bersandar pada kehidupan. Sedangkan konsep belajar pasif ialah konsep yang tidak dapat melihat adanya potensi belajar, mengabaikan kesempatan untuk berkembang dari suatu pengalaman belajar, membiarkan segalanya terjadi, menarik diri dari kehidupan.

Quantum Learning bagi Saya bukanlah hanya sekedar buku yang merapkan kiat-kiat dalam belajar yang sukses namun quantum learning merupakan jendela yang baru saja Saya buka dan jendela itu tidak hanya membiarkan saya melihat ke dunia luar tapi juga menuntun Saya keluar dari kendala-kendala yang Saya alami. Sebenarnya, beberapa kiat dari Quantum Learning sudah pernah Saya terapkan sebelumnya tetapi belum berjalan dengan maksimal karena pada dasarnya Saya masih belum menetapkan apa motivasi Saya dalam belajar.
Motivasi belajar sangat penting artinya, karena segala sesuatu yang berujung kesuksesan berawal dari niat, oleh karena itu saya menciptakan motivasi itu dan Saya akan bersiap-siap untuk menyambut kesuksesan dalam hidup Saya .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar